Beberapa Macam Pendapatan Pasive Income

Pendapatan passive income
Sejatinya, terdapat dua jenis pendapatan yang dimiliki setiap orang. Kedua pendapatan tersebut yaitu pendapatan aktif, serta pendapatan pasif. Antara kedua pendapatan tersebut, ada beberapa perbedaan – perbedaan di dalamnya.

Antara pendapatan pasif income dan pendapatan aktif juga mempunyai konsep yang berbeda – beda pula. Definisi antara pendapatan pasif income dan pendapatan aktif income diuraikan sebagai berikut.

Pendapatan Aktif

Pendapatan aktif, sebagai salah satu jenis pendapatan yang umum dialami banyak orang. Pendapatan jenis ini tentu saja banyak orang mengalaminya. Pendapatan aktif yaitu pendapatan yang didapatkan dari upaya kerja keras manusia. Baik tenaga, pikiran, maupun waktu yang diluangkan untuk melakukan kerja – kerja produksi.

Setelah seseorang bekerja mati – matian bagai quda. Orang tersebut akan mendapatkan income berupa gaji. Pendapatan aktif didasari atas nilai ukur sebuah kerja keras. Jika kerja kerasnya semakin “mbepeng”, maka income yang didapatkan dari kerja keras mbepeng itu, akan semakin besar pula pundi – pundi uang yang bakalan didapatkan.

Baca Juga : Beberapa Bisnis Online Pasif Income Terbaru

Pendapatan Pasif

Pendapatan pasif, atau istilah lainnya kerap kali disebut sebagai pasive income, merupakan pengembangan lanjut dari penghasilan aktiv income. Secara level finansial, orang yang mampu mendapatkan income melalui kerja pasif, biasannya sumber keuangan yang dimilikinya jauh lebih besar, dari yang hanya kerja aktiv income saja.

Sebab pasiv income ini suatu kerja untuk mendapatkan sebuah uang, tanpa melakukan kerja – kerja keras seperti pada kerja aktiv. Gampangnya, uang itu akan kalian dapatkan secara outomatis, walaupun kalian tak melakukan sebuah aktivitas kerja keras.

Cara kerja pasiv income ini mampu mencetak aset secara outomatis. Sehingga pasive income kerap kali disebut sebagai kerja tuyul. Jadi hanya bermodalkan sebuah sistem, kalian bisa mendapatkan uang dalam jumlah yang banyak. Lalu apa aja sih ? Aktivitas – aktivitas yang bisa dilakukan untuk mendapatkan sebuah pasive income ? Berikut beberapa aktivitas yang bisa mendatangkan pasive income itu.

Investasi

Tahukan kalian ? Kegiatan berinvestasi ternyata bisa menghasilkan sebuah pasive income lho. Baik aktivitas investasi yang dijalankan dengan skema capital ventura, atau investasi dengan skema direct invesment.

Kalian tentu sudah sering menemukan sebuah usaha bersama yang didapat dari aktivitas investasi ini bukan ? Salah satunnya usaha mini market, yang pihak investornya tidak bekerja sama sekali. Investor biasannya hanya memberi modal usaha, tapi ia mendapat profit, dari aktivitas penanaman modalnya itu.

Baca juga : Beberapa Usaha Segmentasi Lansia yang Banyak Keuntungannya

Laba dari sebuah aktivitas investasi didapat dari seberapa besar modal yang kalian keluarkan. Semakin besar modal yang dikeluarkan, maka semakin besar pula profit yang akan didapatkan. Sebelum melakukan investasi, kalian perlu mempertimbangkan terlebih dahulu, risiko apa yang kemungkinan bakalan muncul. Sebaiknya hindari melakukan investasi disebuah usaha, dengan risiko yang tinggi.

Royalty

Jika invesati diperlukan sebuah modal dalam bentuk uang terlebih dahulu, untuk mendapatkan profit. Maka berbeda dengan royalti.
Royalty ini bisa mendatangkan income sacara pasif, tanpa mengeluarkan modal dalam bentuk uang sebelumnya. Di Indonesia, royalty ini bisannya diberikan kepada para pelaku seniman. Baik itu seorang sineas, pencipta lagu, penulis buku, atau artis yang mempunyai beberapa karya tertentu.

Misalnya kamu berbakat dalam membuat sebuah lagu. Kamu bisa mendapatkan pasiv income dalam bentuk royalty, jika kalian mendaftarkan hak cipta lagu tersebut di lembaga HAKI.

Penyewaan Properti

Kalian mempunyai sebuah rumah yang tidak terpakai gak? Kalau ada sebuah rumah yang terbengkalai begitu, kenapa rumah tersebut tidak kalian sewakan saja?

Baca juga : Strategi Bisnis Usaha Kecil Agar Bisa Sukses

Kalian akan mendapatkan penghasilan pasive income jika menyewakan properti itu kepada seseorang. Properti ini tidak hanya berbentuk sebuah rumah. Kos – kosan, ruko, vila, maupun gedung olahraga bisa kalian sewakan untuk menghasilkan pasive income.

Untuk menghasilkan laba maksimal, dari aktivitas sewa – menyewa propeeti. Kalian bisa membuat sebuah selembaran poster, untuk mempromosikan properti yang kalian sewakan.

Atau jika ingin lebih praktis lagi. Kalian bisa mengiklankan properti yang akan kalian sewakan itu di situs – situs travel, atau medsos. Dijamin akan sangat berpotensi, dalam mengaet banyak penyewa.

Jual Produk Yang Inovatif

Ada beberapa produk yang bisa menginspirasi anda untuk berjualan atau menjalankan bisnis sampingan passive income ini sehingga tidak mengganggu pekerjaan utama anda.

Mempunyai bisnis tidak harus orang yang mempunyai uang, sekarang banyak peluang usaha yang bisa dilakukan. Seperti Produk handmade barang bekas, tidak jarang produk handmade ini bisa mendapatkan passive income yang menguntungkan.

Banyak kalangan atau komunitas yang kreatif menjadikan limbah sampah plastik sebagai tas, dan berbagai aksesoris, tapi untuk mengerjakan hal ini harus dengan keuletan serta kerja keras.

Baca juga : Beberapa Wirausaha dan Kerja Hanya Bermodal Smartphone

Jadi, pendapatan pasive income itu sangat mudah sekali bukan untuk didapatkan ? Dengan kerja – kerja pasive income seperti ini. Tidak akan banyak tenaga yang bakalan kita keluarkan.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel