6 Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Social Media Marketing dan Perlu Diperhatikan

6 Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Social Media Marketing dan Perlu Diperhatikan


Kesuksesan sebuah usaha, tentu saja dipengaruhi oleh strategi marketingnya. Jika strategi marketingnya bagus, bisnisnya juga bisa berjalan sangat bagus pula.

Makannya banyak orang belajar mati matian tentang bagaimana caranya membangun sebuah marketing yang bagus. Hanya saja sering kali stratategi marketing dibangun atas sebuah kesalahan – kesalahan. Lha ya wong namanya kesalahan, pasti berefek pada kinerja perusahaan Anda jadi lesu.

Biasannya, kesalahan – kesalahan dalam menjalankan kerja marketing sering muncul pada media sosial. Lalu apa saja sih kiranya. Kesalahan – kesalahan yang kerap muncul di media sosial. Berikut kami ulas, kesalahan marketing di media sosial.

Menggunakan Bahasa Iklan yang Kaku

Saya yakin, satu atau dua diantara kalian pasti ada yang pernah ngiklanin produk di medsos pakai bahasa kaku. Kekakuan bahasa iklan itu disebabkan karena kalian meng-copas mentah – mentah, informasi produk yang ada di internet secara apa adannya.

Walhasil ketika iklan itu dibaca konsumen, membuat konsumen merasa bingung. Malahan, kadang ada konsumen yang enek duluan, melihat iklanmu di medsos yang terlalu formal dan gak eye catching. Lha giaman biar gak kaku?

Baca Juga : Cara Membuka Usaha Laundry Kiloan Modal Kecil

Cara terbaik supaya iklanmu di medsos tak terlihat kaku coba gunakanlah bubuhan sedikit emotikon. Gunakanlah kiranya emotikon yang bersesuaian dengan iklan yang sedang kamu tampilkan.

Kalau masih terlihat kaku juga. Cobalah sekali – kali kalian ubah panggilan sapaan kepada konsumen. Misalnya dengan menggunakan panggilan gaes, sista, agan, brader, bebeb, mylove, dan panggilan – panggilan lainnya yang lebih cair.

Respon yang Terlalu Lelet

Bahasa iklan sudah lebih luwes, emotikon juga disertakan, eh kalian lelet ketika balas pertanyaan konsumen, ya sama aja akhirnya. Jualan di medsos itu butuh kecepatan dalam melayani pertanyaan pelanggan. Saat konsumen bertanya – tanya seputar produk yang kamu tawarkan, secepat kilat kamu harus menjawab pertanyaan konsumen itu.

Bukan apa – apa, semakin lelet menjawab pertanyaan konsumen, maka konsumen akan semakin cepat pula berpindah kelain hati. Makannya sebisa mungkin kamu harus cepat – cepat menjawab pertanyaan konsumen, biar mereka gak perpindah ke pedagang lainnya.

Tidak Mempunyai Sikap yang Ramah

Sejak dalam kandungan, kita mengenal Indonesia berisi orang – orang yang ramah – ramah. Keramah tamahan itu diwujudkan oleh murahnya senyum, dan sapaan akrab kepada orang lain yang ngademi.

Makannya, dalam berjualan khususnya saat kalian menjalankan kegiatan marketing. Kamu harus bersifat ramah. Cobalah melempar basa – basi ke konsumen. Misalnya selamat pagi, ada yang bisa saya bantu, dan beberapa sapaan kearaban lain, yang sekiranya bisa mengakrapkan konsumen.

Baca Juga : Sukses Berbisnis Dengan Motivasi Bisnis

Ketidak ramahan, atau kejudesan yang ditampilkan secara tak sadar, dengan balasan yang cenderung cuek, membuat konsumen akan ilfil. Jadi kamu harus selalu menunjukan keramahan yang maksimal yah.

Tidak Konsisten Dalam Beriklan

Kita sering menjumpai, ada aktivitas marketing di media sosial yang tak konsisten. Waktu dibagian pertama begitu bersemangat, dan begitu intensnya dalam memproduksi iklan di media sosial.

Tapi setelah dua atau empat bulan berlalu. Mereka sudah tidak lagi instens untuk mempromosikan produknya. Jika ketidak konsistenan ini dibiarkan begitu saja, tentu akan berpengaruh kepada proses marketing kamu.

Konten yang Tidak Berkualitas

Promosi produk di media sosial tentu harus menggunakan konten yang berkualitas. Baik dari sisi tulisannya, maupun gambarnya. Pastikanlah iklan yang kamu publikasikan di media sosial mudah dibaca oleh konsumen. Jangan sampai tulisannya berbelit – belit, atau malah mengandung unsur SARA.

Perhatikanlah juga gambar yang kamu publikasikan di media sosial. Sebisa mungkin gunakanlah gambar yang beresolusi tinggi,  pastikan konsumen bisa menangkap dengan jelas, informasi di gambar yang akan disampaikan ke konsumen.

Lupa Menyantumkan Nomor Kontak yang Bisa Dihubungi

Kesalahan paling fatal dalam kegiatan marketing. Biasannya pelaku marketing tidak menyertakan nomor kontak, yang bisa dihubungi oleh konsumen.

Kasus ini sering terjadi di Facebook. Padahal kontak ini penting sekali disertakan saat kalian mempublikasikan iklan. Kontak yang harus disertakan meliputi alamat usaha, alamat email, nomor Whatsaap, dan kalau perlu alamat web produkmu. Jadi jangan sampai kamu melakukan kesalahan – kesalahan dalam marketing ya.

Bagaimana pendapat Anda setelah mengetahui beberapa kesalahan yang sering terjadi di sosial media diatas. Ketika Anda adalah pemula dalam memasarkan dimedia sosial yang ingin mengoptimalisasi sosial media maka postingan ini tentu akan membantu anda terhindar dari kesalahan tersebut. Tetapi jika anda amerupakan pemain lama yang sudah lama berkecimpung di media sosial dan mengalami kesalahan diatas, tidak ada kata terlambat untuk memperbaikinya mulai sekarang.

Baca Juga : Cara Memulai Bisnis Online Tanpa Modal Yang Baik Dan Benar

Apakah anda punya cerita menarik atau pengalaman pribadi tentang kesalahan yang sering terjadi di social media marketing? Jika Iya.. Tidak ada salahnya berbagi solusinya diblog ini dan pembaca lainnya!!  Anda bisa langsung mengisi kolom komentar di bawah ini atau bisa mengirimkan email kepada admin. Semoga Sukses.
Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments